Balada Sang Pemimpi #1 : Jam Dinding

*Kutipan balada Novel Tetralogi Laskar Pelangi - Novel kedua : Sang Pemimpi *


Seorang tauke : “…. Ngai mau sumbang kapur, jam dinding, pagar, tiang bendera…,” rayu seraya berbisik agar anaknya yang ber-NEM 28 dan sampai tamat SMP tak tahu ibu kota provisinya sendiri Sumsel, mendapat kursi di SMA Bukan Main.

Pak Balia : ” Aha ! tawaran yang menggiurkan!!! , meningggikan suaranya, sengaja mempermalukan tauke itu di tengah majelis.

Sang Tauke tersipu. Senyumnya tak enak.

Pak Balia : ” Bijaksana kalau kau sumbangkan jam dindingmu itu ke kantor pemerintah, agar abdi negara di sana tak bertamasya ke warung kopi waktu jam dinas! Bagaimana Pendapatmu ?

Free counters!