June 2012
82 posts
“Jika aku bertobat, itu atas anugerah-Nya kepadaku.
Jika aku berbuat dosa, Dia adalah harapanku.
Jika aku berpaling, Dia menyeruku Jika.
Jika aku menghadap, Dia mendekatkanku.
Jika aku mencintai-Nya, Dia memeliharaku.
Jika aku ikhlas, Dia membisikiku.
Jika aku berbuat lalai, Dia memaafkanku.
Jika aku berbuat baik, Dia menbalasku.
Wahai Kekasih, Engkau Maha Pemurah kepadaku, maka...
1 tag
Hidup itu bukan hanya tentang kamu dan teman-temanmu, bukan hanya kamu dan...
– Ratna Anggareni
Sebenarnya, jodoh manusia itu banyak. Dan, yang disebut jodoh itu bukan selalu...
– Teteh Siti Aliyah Hani (via annisaadejanira)
Dejanira: Jawaban #1 →
munakahat:
annisaadejanira:
“Pernikahan macam apa yang akan dibangun bila keduanya membiasakan diri tumbuh dalam ketidakresmian secara agama (Pacaran)? Lalu, apa dasar rumah tangga nantinya?”
bismillah , mungkin tidak menjawab keseluruhan pertanyaan , tapi hanya sedikit memberikan gambaran.
dalam pacaran , seperti yang telah kita saksikan selama ini , kebanyakan dari mereka mempunyai...
Kau hari ini sama dengan kau lima tahun mendatang, kecuali dua hal ;...
– Charles “Tremendeous” Jones , dalam buku Agung Baskoro “Status Update”
Tidak terlalu penting berteriak tentang kehebatan Islam. Cukup tunjukkan dg...
– Ahmad Rifa’i Rif’an
Wahai anakku, Jauhilah olehmu sifat malas dan banyak mengeluh, karena...
– (Muhammad bin ‘Ali bin al-Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib)
Biarlah yang besar itu karyamu, bukan dirimu. Biarlah yang tinggi itu...
– Salim A. Fillah
9:00 PM
Dear future husband,
entah kenapa aku suka menulis -such a riddiculous thing for you-. baiklah, itu konyol mengingat aku tak tahu siapa namamu, dari mana kamu, mendengar tentangmu pun aku belum.sebesar biji atom sekalipun. jadi seperti menulis angin ya. haha.
I am just curious about you right now. what you feel.
aku mengkhawatirkan apa yang kamu khawatirkan kepadaku.
terima kasih jika...
Aku kosong tanpa buku, aku kosong tanpa membaca.
– Tuntutan kalbu yang menyeruak di sore petang.
Kau Pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, Pribumi itu, tidak terpelajar, kau...
– Jean Marais dalam Anak Semua Bangsa - Pramoedya Ananta Toer
3 tags
POP-UP at 3:25 pm
someday i will standing at the front of young people, get my slide on , and giving motivation, inspiration,creation to them with my story, my film, my video, such thing like that.
:D
Kaus Kaki Bolong
Kaus kaki itu terkoyak, berlubang pada 4-5 tempat atau mungkin lebih,
terkoyak oleh si tanah-hitam-keras,
sejak kapan tanah menjadi hitam dan keras?,
sejak si globalisasi mengubah pemikiran si pemilik sawah, si pemilik ladang, “jual saja” kata si globalisasi,
dengan iming-iming 2 hingga 3 digit angka jutaan rupiah, si pemilik rumah para belalang, si pemilik rumah para ulat dan...