when cocoon turn into butterfly

Month

June 2012

82 posts

“Malu adalah pakaian Muslimah yang paling utama.Apabila ia telah tercerai runtuhlah sudah segala pesona. Ulama sering berkata, wanita adalah tiang umat,bila karakter utamanya telah cedera, maka kemusnahan telah dekat. Malu adalah hiasan Muslimah yang membuatnya elok dimata syariat,bagaikan perisai diri hindari fitnah terlaknat. Bila Muslimah adalah kanvas,maka malu adalah warna-warni yang dengannya Muslimah dinaikkan derajat yang pantas. Bila malu sudah tiada, Muslimah bagai terpapar aurat.Siapapun bisa membaca, tak peduli niatnya baik ataukah jahat.” —Ust. Felix Siauw
Jun 28, 20129 notes
Jun 28, 2012
Jun 28, 201218 notes
Jun 28, 20121 note
iya kan dingin kaaaan? rat, apa kabar? sibuk ya? jarang main lg :)

iyaa sekarang jogja dingiin :D. baikkkk naaaa u.u kangenn, udah ga sibuk kok, aku udah kelar UAS kemaren raboo, kamu kapan selese? maen yook sblm kamu pulkam :3

Jun 28, 20121 note
Jun 26, 2012266 notes
“Sejarah Indonesia merupakan sejarah pemuda Indonesia.” —Pramoedya Ananta Toer.
Jun 26, 2012
RATNANGGARENI IS COOMING SOON !!!!!!

(noun) ratnanggareni; ratnanggareni is new program or platform of ratna’s life. the goal of ratnanggareni is the implementation of what she just got on her life. she wish her life will be really useful for families,friends,education,environment,religion,nation,and world.

she just already on fire.skip this :)).  Bismillah :)

Jun 26, 20121 note
mbak super, mau tanya tips dan trick biar visitor sebanyak itu :) thanks mbak super

haha howalah, gatau e mas agung, saya ga pernak pake trik. hehe. sebenernya tumblr itu dibagi menjadi beberapa tujuan, salah 3 nya:

1. untuk pribadi

2. untuk inspirasi-berbagi

3. untuk pribadi-inspirasi-berbagi

biasanya yang mendatangkan banyak visitor itu nomer 2 dan nomer 3 itu. tumblr yang banyak menginspirasi orang biasanya banyak visitornya, tapi kl saya pribadi tidak bermaksud memiliki banyak visitor, just let it flow.hehe. 

tapi aplikasi visitor itu kevalid-annya saya tidak tau mas, cuma pasang2 aja sih :p. hehe 

Jun 26, 20122 notes
Merawat Harapan dari Timur Nusantara → nayasa.tumblr.com

muhammadakhyar:

Tulisan ini adalah buah karya B Josie S Hardianto, Erwin Edhi P, dan Nasrullah Nara. Terbit di Kompas, 25 Juni 2012. Kali ini tentang Papua. Mencermati tulisan ini, kita diajak untuk lebih mengenal Papua, mencitainya, memberi harapan bahwa masa depan itu ada di sana. 

Lupakan sejenak bara konflik di Papua. Di balik tumpukan persoalan politik, hukum, keamanan, dan hak asasi manusia, realitas sosial Papua menunjukkan gairah hidup damai dan sentosa seperti warga negara pada umumnya. Harapan dan rasa saling percaya perlu dirawat.

Peluh membasahi tubuh Beni Kosnan (23) saat memikul lembaran-lembaran karet putih. Siapa sangka di tepi hutan Kampung Erambu, Merauke, pria yang baru tiga tahun tamat dari SMK itu memiliki 200 pohon karet. Tak sekadar menyadap, Beni bahkan telah menyiapkan bibit-bibit baru untuk menggantikan pohon-pohon karet tua peninggalan Belanda. Ia sekaligus menambah jumlah pohon karetnya.

Kecakapan budidaya karet diperolehnya saat belajar di SMKN 1 Sota di perbatasan RI-Papua Niugini. Hari itu ia mendapat 15 kilogram lembaran karet basah. Pedagang dari Merauke datang membeli karetnya seharga Rp 10.000 per kilogram.

Karet kini telah menggeser budaya hidup sebagian warga Kampung Erambu, terutama para pemuda seperti Beni. Semangat mengembangkan usaha mandiri mulai tumbuh. Beni dan istrinya mengandalkan usaha kebun karet, bukan lagi hidup dari berburu dan meramu.

Adik sepupu Beni, Erman Kosnan (18), yang kini masih belajar di SMKN 1 Sota, bercita- cita beternak ayam petelur.

Beni dan Erman ”gemas” ketika melihat anak-anak sebaya mereka hanya berpangku tangan dan suka mabuk-mabukan. ”Mau jadi apa nanti kalau hanya bermalas-malasan begitu terus?” ujar Erman.

Sayangnya, dukungan untuk memperkuat kemandirian warga acap kali tidak tepat guna. Di Kampung Erambu sejak tiga tahun lalu berdiri bangunan pasar kampung. Di seberangnya berdiri gudang pupuk dan tangki instalasi air bersih. Semuanya semipermanen dengan biaya sekitar Rp 1 miliar.

Namun, biaya sebesar itu seperti menguap karena tak satu pun yang berfungsi. Pasar kampung menganggur karena tanaman komoditas selain karet masih dirintis. Gudang pupuk kosong melompong tak didatangi penyalur. Adapun jaringan air bersih mangkrak karena dibangun tak sesuai elevasi tanah.

Daya hidup

Situasi politik lokal memang acap kali riuh dengan konflik terkait pemekaran wilayah dan pilkada. Namun, dinamika masyarakat Papua tetap mencerminkan adanya semangat untuk menuju peradaban bermartabat.

Tanpa menafikan daya kritis dan sikap skeptis, fakta di lapangan menyuguhkan cara memandang Papua dalam perspektif lebih luas dan optimistis. Tampak daya hidup masyarakat untuk melakoni proses transformasi di segala bidang. Tentu saja tidak proporsional jika hasilnya selalu diukur dengan parameter seragam (nasional).

Guru dan anak-anak di Asolokobal, Jawijaya, misalnya, tetap giat belajar-mengajar meski fasilitas persekolahan jauh dari memadai.

Dokter, perawat, dan bidan bergairah melayani warga di pelosok tanpa takut terkena malaria dan kolera. Juga tak ada rasa takut menjadi sasaran bidik pemanah dan penembak misterius. ”Niat kami tulus untuk melayani sesama, siapa takut?” ujar Agnes Barabara Kundimgo (38), bidan di Boven Digoel.

Dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok terjadi transformasi dari pola subsisten ke pola bercocok tanam dalam sebuah interaksi kultural. Selain meneruskan warisan bercocok tanam yang diwariskan Pemerintah Belanda dan misionaris, warga asli Papua terus menyerap kecakapan bertani dari transmigran asal Jawa. Ada di antara mereka yang sudah bekerja terorganisasi melalui kelompok tani, seperti yang dilakoni Saul Usion (45) dan petani lain di Biak Numfor.

Tak kalah pesatnya, sejumlah ruas jalan terbangun untuk menjawab kendala geografis dan minimnya sarana penerbangan. Dua tahun lagi, 11 ruas jalan provinsi poros utara-selatan Papua (2.739 kilometer) rampung, seperti ruas Nabire-Paniai (262 kilometer) dan Merauke-Tanah Merah (460 kilometer).

”Sebentar lagi penyaluran bahan pokok tak bergantung pesawat Twin Otter,” ujar Yunus (45), pedagang yang usahanya kerap terganggu cuaca buruk.

Bahwa di sana-sini masih ada kesenjangan dan ketertinggalan, peneliti LIPI, Muridan S Widjojo, melihat itu sebagai persoalan yang berakar dari kurangnya perhatian pemerintah pada kapasitas budaya masyarakat Papua.

Koordinator Jaringan Damai Papua Neles Tebay mengingatkan agar rancang bangun dan implementasi pembangunan disesuaikan dengan budaya lokal. Yang terjadi selama ini, katanya, Papualah yang harus selalu menyesuaikan dengan ritme pemerintah. Papua dipaksa berpartisipasi dalam dinamika nasional, tetapi sekaligus diperlakukan tak wajar.

Ketua Sinode Kingmi Pendeta Benny Giay mengatakan, kondisi itu diperparah dengan sikap elite lokal yang cenderung mencari selamat.

Pengajar Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Cornelis Lay, dan tiga rekannya, Bayu Dardias Kurniadi, AAGN Ari Dwipayana, dan Purwo Santoso, melihat karut-marut Papua terjadi karena ketidakpercayaan daerah terhadap pemerintah pusat. Di sisi lain, pemerintah pusat tidak satu sikap dan kebijakan. ”Kebiasaan pemerintah pusat menunjuk banyak tokoh untuk satu urusan berpotensi memunculkan friksi antartokoh yang menangani Papua, yakni Velix Wanggai, Bambang Dharmono, dan Farid Husain,” kata Lay.

Kompas mengamati, setiap ada langkah baru dari Jakarta, orang Papua berkomentar, ”Ini apa lagi?”

Barangkali ungkapan Frans Lieshout OFM, biarawan yang puluhan tahun tinggal di Papua, bisa jadi acuan, ”Datanglah ke Papua dengan hati….”

Oh ya, SKH Kompas saya perhatikan memang sering mengulas soal Papua, kl mau lebih banyak soal Papua bisa tuh pada rajin baca Kompas :D *bukan promosi koran lo ya -_-“*

Jun 25, 20126 notes
“Congratulations to those who leave the world before it deserts them; to those who build their graves before they enter them; and those who please their Lord before they meet Him.” —
Jun 25, 2012340 notes
“Terkadang kita diberi petunjuk Allah itu bukan dalam satu waktu, seketika. Namun, Allah terkadang ngasih petunjuk kepada makhlukNya secara terpisah-pisah. Kita harus bisa menggabungkan keseluruhan petunjuk itu. Kita harus jeli terhadap tanda-tanda kekuasaan Allah.” —Ratna Anggareni
Jun 25, 20125 notes
“Kampus kalian adalah tempat yang terlalu mahal untuk bercita-cita rendah.” —
Jun 25, 201266 notes
Play
Jun 25, 20126 notes
Play
Jun 25, 20129 notes
“A hijab makes a woman woman.” —(via achmadlutfi)
Jun 24, 201265 notes
Jun 24, 20121 note
Jun 24, 20123 notes
Jun 24, 2012909 notes
Jun 24, 201234 notes
Jun 24, 20122 notes

“Wanita… Akan tiba suatu waktu kamu melahirkan sebuah generasi dari rahimmu. Namun, mulai detik INI juga kamu bisa melahirkan generasi. Teruslah melahirkan generasi-generasi baru dengan ilmumu,lahirkan generasi itu di keluargamu, di lingkunganmu, bahkan kamu bisa melahirkan suatu generasi diluar tanah airmu.”

Jun 22, 20122 notes
“Menjadi warga negara Indonesia itu bukanlah takdir, harusnya ia adalah pilihan sadar setelah kita bisa berpikir. Indonesia tidaklah abadi, ia bisa hancur besok hari. Tetapi karena itulah Indonesia bernilai, karena ia lahir dari ikhtiar yang tak kunjung usai.” —(via muhammadakhyar)
Jun 21, 201231 notes
Jun 21, 201263 notes
Jun 21, 201234 notes
“Bila cinta itu diasaskan keimanan,maka cinta itu dipandu keimanan. Perasaan itu mengikuti keimanan.Bukanlah disebut keimanan jika mengikuti perasaan.” —Hilal Asyraf
Jun 21, 20123 notes
“Dahulukan jadwal waktumu untuk ALLAH maka ALLAH akan mengatur jadwal hidupmu sebaik-baiknya.” —Arief Budiman 
Jun 21, 2012226 notes
“selama belum terucap akad , kamu jangan mengumbar-umbar nama perempuan seenak jidat” —

(via kurniawangunadi)

suatu bentuk kemurkaan yang berhikmah haha :3 

Jun 20, 201249 notes
Kala


“Good News is A Bad News”. Seburuk apapun penilaian orang terhadap orang lain, ketahuilah bahwa ada penilaianmu terhadap orang lain tersebut yang independen. 


Mereka yang selalu menginspirasi akan memiliki tempat tersendiri dalam independenitas penilaianmu.

Kebaikan itu berserak ada pada setiap orang, perhatikan, lalu kumpulkan -(red. Achmad Lutfi).

Biarkan Allah yang menjaga aib-aib.

Semoga terus sukses menginspirasi, dimanapun. :)

Ada kalanya, manusia, dengan segala jenis sifatnya, menghakimi manusia lain tanpa memperhatikan adab. Adab bahwa dirinya, yang juga manusia, menuntut untuk dihargai oleh manusia lain. Ya, itulah manusia. Mereka,Kamu,Kalian,Kita,Kami, dan Aku. 

Ada Kalanya,manusia, hanya mendengarkan,tanpa mau mencari tahu kenapa. Mendengarkan tanpa mau mencari kebenaran sesungguhnya.

Ada Kalanya, manusia, menelan tanpa mengunyah. Menelan bulat-bulat karena dirasa mudah dicerna. Dirasa.

Ada kalanya, manusia, hanya ingin tahu, tanpa memiliki rasa tanggung jawab. Tanggung jawab bahwa rasa keingintahuannya tersebut bisa jadi celah lalai yang dimanfaatkan setan untuk menebarkan keburukan.

Ada kalanya, manusia, harus tahu bahwa : kepada siapa hidupku nantinya kelak akan dipertanggungjawabkan?

Tahukah kamu wahai manusia, manusia diberikan karunia yang berbeda-beda oleh Allah.

Ada yang pandai menyampaikan, namun belum lihai dalam melakukan.

Ada yang pandai berpikir, namun belum lihai mempraktekkan.

Ada yang pandai merencanakan, namun belum lihai mengeksekusikan.

Ada yang pandai merangkai kata, namun terbata-bata berucap di depan khalayak.

Tak lihatkah, bahwa tesis pertama bisa jadi yang menimbulkan tesis kedua.


Tapi tak melihatkah, selalu ada kata “ belum “ dalam lingkaran kehidupan manusia. Mereka,Kamu,Kalian,Kita,Kami, dan Aku.

Kata “ tidak” bukanlah sebuah keniscayaan. 

Biarkan Allah yang menentukan seberapa baik seorang manusia.

:)

Ratna Anggareni

Yogyakarta, 20 Juni 2012

Jun 20, 20125 notes
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” —(An-Nisa’:32)
Jun 20, 201211 notes
Jun 19, 201264 notes
Jun 19, 2012170 notes
Jun 19, 2012479 notes
Buat yang mau belajar CSS

tina-yuliani:

Belajar Dasar CSS di Web

Cara Penggunaan CSS pada Web

Membuat Sub Menu dengan CSS

Keep learning, F!GHT :)

Jun 19, 201212 notes
“Manusia seluruhnya seperti telah mati, selain ahli ilmu. Para ahli ilmu itu mabuk, selain yang beramal. Orang yang beramal seluruhnya tertipu, selain yang ikhlas. Orang yang ikhlas itu ketakutan, sebelum diketahui apa kesudahan dari amalnya.” —(Sahl bin Abdullah)
Jun 18, 20123 notes
Play
Jun 18, 20124 notes
Tentang Mereka yang Sedang Berbahagia :)

Lama gak nulis curhatan yak.hehe

Sesorean dan mungkin hingga larut malam ini kuhabiskan di depan layar komputer mengerjakan paper tugas akhir semester salah satu mata kuliah. tentang apa ? . oh ya sebelumnya, saya gapernah membicarakan dunia perkuliahanku di tumblr ya, mungkin kesempatan berikutnya akan aku coba aktualisasikan. sedang belajar menjadi penulis akademik itu tak mudah ternyata teman, dibandingkan menulis tentang hal-hal fiksi. yang jelas, menulis harus dibiasakan. :)

selingan ngerjain paper, buka facebook, mengklik pada sebuah notification di Grup JMF (Jamaah Muslim Fisipol) Keluarga Muslim Fisipol . 

panggilan kepada seluruh sahabat JMF, untuk bersiap jualan balsem dan tissu di maskam tgl 7 dan 8 juli pas nikahannya mas nizam n mbak floo 
ayo jualan! :D


sebelum cerita soal postingan itu, aku ceritakan dulu soal keluargaku yang satu ini, JMF. tergabung pada semester 1, dan aku bersyukur punya mereka, walaupun aku jarang berinteraksi sama mereka.. tapi rasa keluarga itu ada. :).  jadi satu grup itu adalah semua anggot JMF, jadi banyak sekali. banyak sekali orang-orang hebat didalamnya. Dan entahlah, kebetulan atau tidak, para tetua JMF *angkatan sebelum aku* itu memang dikaruniai Allah kemapuan yang keren. dari Mantan Presiden Mahasiswa BEM KM UGM pada beberapa periode, aktivis-aktivis organisasi ekstra maupun intra kampus, ketua HMJ, banyak dari keluarga JMF. Subhanallah. bangga sekligus memicu motivasiku.

yap, mereka keluarga meski sebagian besar dari kami tak pernah bertemu, *lebih sering bertemu dengan 3 angkatan saja* tapi aura ukhuwah islamiyahnya aku ngerasain sekali. alhamdulillah. pengingat dalam menjalankan ajaran Islam, aku banyak belajar dari tulisan2 psotingan2 serta komen2 mereka. terimakasih banyak. ukhibukki fillah :)

“Aku membenci pendosa; meski sungguh aku bagian dari mereka. Aku mencinta para mulia; meski sungguh aku bukan anggotanya.” -Asy Syafi’i-


dan satu yang penting :ada yang membersamai.tidak sendiri. Insya Allah

yap, itu sekilas tentang keluargaku yang lain,

bali ke kabar bahagia dari sebuh postingan beberapa saat yang lalu .

panggilan kepada seluruh sahabat JMF, untuk bersiap jualan balsem dan tissu di maskam tgl 7 dan 8 juli pas nikahannya mas nizam n mbak floo 
ayo jualan! :D

masih inget waktu ospek kemaren, ospek fakultas. di gedung Koesnadi Hardjosoemantri UGM , atau gedung purna budaya. saat sesi keputrian , ketika teman-teman Islam yang laki-laki gantian untuk sholat, kemudian yang wanita tinggal untuk gantian makan. sesi itu di isi oleh seorang wanita muslimah nan cantik, berjilbab merah, dan memakai rok hitam dengan jaket coklat. aku inget betul waktu itu. dan wanita ini sungguh cantik di mataku. entah mengapa, auranya sungguh memancarkan kecantikannya. murah senyum, dan … cantik!

ternyata wanita sholehah itu bernama mbak Floweria, akrab dipanggil mbak Flo. Beliau dan 2 teman lainnya yang kebetulan gak aku inget, hehehe ^^v. memberikan materi mengenai indahnya berjilbab. dan beliau juga menceritakan secara singkat mengenai hijrahnya beliau menjadi wanita anggun, sholehah saat ini. dan jujur, sampai sekarang aku ngefans banget sama mbak flo. dan ternyata beliau adalah keluarga JMF, HI angakatan 2007. sayang, belum dipertemukan padahal terkadang kl acara-acara JMF mengundang beliau menjadi pemateri, tp sll saja belum berjodoh :|. pengn banget ketemu :” . ternyata eh ternyata mbak flo ini temen satu geng sama kak lutfi. oh ya, adeknya keren lo. laki-laki. sebentar jangan salah paham dulu. cuma setauku adeknya itu angkatan 2008,apa 2009 anak Teknik, dan skg jadi Ketua BEM teknik. getoh. 

kemudiaan, yang bikin kaget dari postingan di grup tadi itu, mbak flo nikahnya sama mas nizam.

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (QS An Nur :26)


Aku gatau banyal soal mas nizam,belum pernah ketemu juga. setauku beliau itu adalah finalis Da’i Muda yang di ANTV. Alumni JMF juga, dulu dari Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan angkatan 2006. subhanallah ikutan bahagia :”) . semoga menjadi keluarga yang sakinah ma waddahwarrahmah :)

mereka, menginspirasi ! :)

Jun 17, 20121 note
“گناہ کسی نہ کسی صورت میں دل کو بے چین رکھتا ہے .حضرت عثمان رضی الله عنہ
Sins always makes Heart Restless in different (some or the other) ways..”
—(Hazrat Usman R.A)
Jun 14, 201262 notes
30 SEC READING: The power of the words → paulocoelhoblog.com

Two young kangaroos were playing in the forest when they fell into a very deep pit. They tried to jump out but couldn’t jump high enough to get out of the hole.

Meanwhile, a big group of kangaroos started gathering above the pit – the pit was very deep and the gathered onlookers shouted to the two young kangaroos that it was impossible for them to get out. The older one of the two kangaroos heard the disheartening words of the spectators and after a while gave up and fell asleep, whilst the younger kept jumping and trying harder.

It started getting dark in the forest and the group started shouting louder to the younger kangaroo to give up and stop as they believed there was no hope, but the young kangaroo was determined and he continued jumping even harder.

Finally, he managed to jump out of the hole – the spectators were shocked and asked the kangaroo, “When we had told you so many times that it was impossible to get out, what was the reason that you tried even harder?”

The kangaroo was shocked because he had not heard their discouraging shouts from the hole as he was partially deaf. As he couldn’t hear anything in the pit he thought they were all gathered there to cheer him on, encouraging him to jump out. He told them, “looking at all of you standing there cheering me gave me the strength to succeed in my mission of getting out of the pit.”

This is a simple story with a very powerful lesson -Always remember the affect your words have on others. Your encouraging words have the potential to lift someone up and help them in achieving great things. Whilst, your negative words can cause deep hurt. Don’t let your words be the reason that someone is discouraged to continue trying to achieve their dream.

This is a very old traditional tale that my grandmother would tell my sisters and I and I have adapted it – Love Priya




Jun 14, 20122 notes
“Every book, every volume you see here, has a soul. The soul of the person who wrote it and of those who read it and lived and dreamed with it. Every time a book changes hands, every time someone runs his eyes down its page, its spirit grows and strengthens.” —Carlos Ruiz Zafón, The Shadow of the Wind 
Jun 14, 2012515 notes
Sedarah → gilangkr.tumblr.com

gilangkr:

Saya menghargai para penulis karena mereka adalah orang-orang yang mau berpikir.

Saya menghargai para penulis, karena mereka mau berkarya dan menolak untuk menjadi individu yang sama.

Saya menghargai para penulis, karena dedikasinya, karena pemikirannya, karena perjuangannya lewat kata-kata.

Saya menghargai penulis, tidak peduli apakah itu penulis besar dengan puluhan karya atau sebatas seorang anak SD yang menulis cerpen disela-sela guru mengajar lalu dipamerkan ke teman sebangkunya.

Tapi lebih dari semua itu,
Saya sangat menghargai penulis, yang mau tetap menulis, mau tetap mencari ide, dan mau tetap meluangkan waktu, ketika dia sendiri tidak lagi punya alasan untuk terus menulis,

Saya sangat menghargai penulis, yang tetap terus lanjut menulis, bahkan saat dia sendiri sudah tau pasti, 
bahwa tidak ada satu orangpun yang nanti akan membaca tulisan itu saat tulisannya itu jadi nanti.

Jun 14, 201210 notes
Jun 14, 201246 notes
“Gak akan pernah ada yang tau rahasia Allah untukmu. Namun, mendekat kepada Allah membuat firasatmu tepat, kan. Allahu Rabbi…” —
Jun 13, 201212 notes
“Gak akan pernah ada yang tau rahasia Allah untukmu. Namun, mendekat kepada Allah membuat firasatmu tepat, kan. Allahu Rabbi…” —
Jun 13, 20124 notes
Jun 13, 2012167 notes
Jun 13, 2012202 notes
“Cara memandang kesibukan harus diubah.Kata “sibuk” bisa digantikan dengan kata“produktif”.Apalagi jika ditambahkan dengan kemampuan mengatur waktu dengan baik,Pasti semua menjadi menyenangkan.Dan juga, hiduplah secara seimbang.Tidak terlalu berat, dan tidak pula terlalu ringan.” —

(via faldomaldini)

yap.Sibuk tidak sama dengan produktif.

Jun 13, 201242 notes
“Doa bukan ‘ban serep’ yang dikeluarkan saat dalam masalah, tapi doa adalah kemudi yang akan mengarahkan kita sampai ke tujuan.” — Rangga Umara (The Magic Of Dream Book)
Jun 13, 201262 notes
Jun 13, 201284 notes
Jun 13, 201221,039 notes
Next page →
2012 2013
  • January 9
  • February 9
  • March 13
  • April 10
  • May 11
  • June 10
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January 82
  • February 75
  • March 63
  • April 72
  • May 39
  • June 82
  • July 89
  • August 65
  • September 61
  • October 50
  • November 31
  • December 23
2011 2012
  • January
  • February
  • March
  • April 6
  • May 33
  • June 73
  • July 75
  • August 124
  • September 263
  • October 253
  • November 365
  • December 252